Rabu, 13 November 2013

BIAYA PEMBANGUNAN SELAT SUNDA




VIVAnews - Ahli konstruksi bawah laut, Ben Usagani, Senin 2 September 2013, menyatakan biaya pembangunan Jembatan Selat Sunda akan melonjak jika menyertakan jalur kereta api.

"Nilai jembatan bisa meningkat hingga dua kali jika menggunakan kereta api," ujar Ben dalam acara simposium nasional arsitektur Jembatan Selat Sunda di Jakarta.

Ia mencontohkan, biaya pembangunan jembatan sepanjang 3,3 kilometer dengan hanya berupa jalan dengan lebar 2x6 meter untuk konstruksinya, mencapai US$11,7 miliar. Namun, jika menggunakan kereta api dan jalan 2x4 meter, biaya akan membengkak menjadi US$21,7 miliar.

Biaya dimungkinkan menjadi lebih besar lagi. Karena, menurut Ben, dalam beberapa kesempatan, pemerintah menyebutkan akan menambahkan jaringan kabel telekomunikasi hingga pipa gas pada rancangan pembangunan salah satu jembatan terpanjang di dunia ini.

Apalagi, dia menjelaskan, Jembatan Selat Sunda itu akan menjadi jembatan yang dibangun di titik terdalam lautan. Selama ini, dia menjelaskan, sudah banyak jembatan serupa di berbagai negara seperti China, Hong Kong, Belanda, hingga Italia.

"Namun, semuanya dibangun di laut dangkal, tidak seperti Jembatan Selat Sunda yang kedalamannya bisa 300-400 meter," kata Ben.

Menurut Ben, yang perlu diwaspadai adalah lonjakan biaya dalam setiap pembangunan jembatan besar. Ia mencontohkan, di Monaco, pembangunan jembatan yang awalnya hanya diperkirakan US$2,1 miliar, begitu selesai pembangunannya memakan biaya hingga US$6,4 miliar. (art)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar